Ditulis pada tanggal 12 September 2017, oleh admin, pada kategori Berita


penmassanan3

penmassanan2

penmassanan1

Kamis-Jumat, 7-8 September 2017 lalu, Prodi Bahasa dan Sastra Prancis FIB Universitas Brawijaya melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) di Kampung Sanan Malang. Penmas 2017 ini mengambil tema ”Revitalisasi Laman www.sanantempe.com sebagai Upaya Ketahanan Pangan dan Peningkatan Perekonomian Warga Kampung Sanan Malang”.

Penmas ini dilaksanakan di rumah salah satu warga, yaitu bendahara RW Kampung Sanan, Bapak Subchan. Penmas kali ini diberikan dalam bentuk pelatihan pengelolaan dan teknik penulisan website untuk meningkatkan perekonomian warga Kampung Sanan. Seperti yang telah kita ketahui bersama, Sanan merupakan sentra pengrajin tempe terbesar di Malang. Usaha-usaha untuk meningkatkan publikasi wisata kuliner ini dilakukan mengingat persaingan kuliner di Malang semakin ketat dengan hadirnya kuliner-kuliner dari luar.

Pelatihan pengelolaan website ini diisi dengan pemberian materi dasar-dasar jurnalistik dan dasar-dasar fotografi oleh jurnalis Surat Kabar Harian Surya yaitu Sri Wahyunik dan Hayu Yudha Prabowo. Menurut Sri Wahyunik, publikasi sentra industri kuliner tempe Kampung Sanan melalui website sangat penting dan harus terus dilakukan demi meningkatkan perekonomian mengingat persaingan wisata kuliner Malang semakin ketat dengan hadirnya produk-produk luar yang semakin gencar. Warga Kampung Sanan beserta tim Karang Taruna Sanan pun sepakat untuk meningkatkan publikasi kuliner Sanan melalui www.sanantempe.com. Warga juga berharap pelatihan-pelatihan semacam ini dapat terus berlanjut demi kemajuan kampung wisata kuliner Sanan. Semoga pengelolaan website Kampung Sanan semakin baik dan mampu meningkatkan perekonomian warganya…