Ditulis pada tanggal 28 Agustus 2020, oleh admin, pada kategori Berita

GIRAFFE Awards sendiri merupakan singkatan dari Government, Innovation, Reputation, Alumny, Faculty, Fund, dan Efficiency. Indikator pemenangnya yaitu mempunyai prestasi dalam jumlah sitasi di google scholarScopus, serta jumlah inovasi dalam bentuk paten, dengan proses seleksi murni berdasarkan data. Dengan ini, Rosana dinilai berhasil menjadi penulis dan dosen di Universitas Brawijaya dengan jumlah data buku terbanyak di SINTA (Science and Technology Index), sebuah portal publikasi jurnal yang menginformasikan kinerja peneliti maupun penulis.

Rosana yang mengawali kariernya sebagai penulis dengan menjadi penerjemah di sebuah penerbit kini telah menulis lebih dari 20 buku. Ia sudah menerjemahkan bermacam buku ensiklopedia, buku cerita, hingga berpartisipasi dalam penulisan sebuah antologi bersama dengan komunitas seni budaya. Terkait dengan penghargaan GIRAFFE Awards yang ia terima, Rosana mengaku sangat terkejut dan tidak menyangka akan mendapat penghargaan tersebut.

Sebagai dosen sekaligus penulis ia menemui sedikit tantangan ketika harus menulis sekaligus menyelesaikan kewajiban mengajar secara bersamaan. “Butuh energi ekstra untuk menghadapi tantangan tersebut, namun ketika buku-buku itu sudah dipublikasikan dan bisa memberi manfaat ilmu pengetahuan bagi masyarakat banyak, saya merasa kerja keras tersebut terbayar,” ujarnya.

Ia pun merasa senang ketika bisa menjadi ‘jembatan’ yang membantu masyarakat agar dapat memahami buku-buku yang tadinya berbahasa Prancis dengan menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia. “Setidaknya bisa ikut sedikit membantu menyebarkan pengetahuan” ucapnya.

Ketika ditanya mengenai karya apa yang akan ia terbitkan selanjutnya,